WHAT'S NEW?
Loading...
Showing posts with label Potret Masyarakat Kecil. Show all posts
Showing posts with label Potret Masyarakat Kecil. Show all posts
Rebung merupakan salah satu bahan makanan yang cukup populer di masyarakat. Rebung biasanya dibuang kelopaknya, diris-iris, kemudian diolah dengan cara dikukus atau direbus. Rebung yang sering dikenal dengan nama bung (bahasa Jawa), oleh masyarakat pedesaan sudah sejak zaman dahulu dimanfaatkan sebagai bahan masakan.

 
Proposal 
Pemanfaatan Rebung (Dactylokladusstenostachys) 
 Untuk Bahan Stick










Disusun oleh : 








Kelas : XII-A1 MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 TULUNGAGUNG Jl. KI HAJAR DEWANTARA 21 MARET 2012

Kerusuhan social dan tindakan represif dari berbagai institusi, berkali-kali menghapus fakta keanekaragaman di negeri ini. Padahal, keanekaragaman adalah fakta. Fakta kenekaragaman memang sesuatu yang dilematis. Di satu sisi, keberagaman adalah sebuah fenomena nyata yang tidak mungkin diingkari. Tapi di sisi yang lain, ada sebuah misi persatuan di bawah payung NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) yang juga harus dijunjung tinggi.




Akibatnya dari seringnya turun hujan lebat, rumah yang berada didataran rendah kedatangan tamu yang tak diundang yaitu Banjir, jadi kedatangan-Nya membuat bingung masyarakat, dan mengganggu aktifitas sehari-hari masyarakat.
Selain itu akibat hujan lebat dan angin kencang yang sering terjadi di akhir-akhir bulan Januari ini, banyak tanaman milik petani mengalami kerusakan. Sehingga menimbulkan kerugian besar terhadap petani, karena diperkirakan para petani akan mengalami gagal panen. Petani pun merugi, dari cuaca yang tidak bersahabat ini banyak pepohonan yang roboh, sehingga mengganggu aktifitas masyarakat, pepohonan yang roboh itu menutupi area jalan, yang menyusahkan para pengendara yang mau melewati jalan tersebut.
Di kecamatan Dawe kabupaten Kudus tepatnya di dusun Nosari terjadi juga longsor yang menutupi area jalan umum, dan merobohkan sebagian dinding rumah namun tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, tapi dari kejadian tersebut pemilik rumah mengalami kerugian yang amat besar.
Melihat kaca mata dibulan ini, banyak terjadi musibah yang menimpa di area kota Kudus, jadi kita harus berwaspada terhadap lingkungan yang ada di sekitar kita, solusi tepatnya adalah kita harus menanggulangi dengan cara, jangan membuang sampah sembarangan, karena sampah bisa menutupi area resap air, sehingga air tidak dapat meresap dan tidak bisa mengalir kesungai, tak lupa ketika kita berkendara, kita harus berhati-hati terhadap jalan yang penuh lumpur, sehingga mengakibatkan kedaraan dapat tergelincir dan mengalami kecelakaan yang fatal.

            Pada saat ini pemerintahan Indonesia sudah sangat maju dengan teknologi  yang modern bahkan bisa bersaing dengan Negara yang lebih maju. Akan tetapi meskipun Indonesia itu Negara yang maju banyak penduduk atau masyarakat yang masih hidup dibawah garis kemiskinan. Dan tak sedikit pula masyarakat yang kaya akan harta. Tapi bisa dibandingkan banyak yang mana antara masyarakat yang miskin dengan
   Kehidupan di jaman yang serba susah ini, kebanyakan orang pada mengeluh dengan keadaan yang sudah cukup mapan itu,
Mungkin orang tak mau hidup dengan sebongkahan sampah yang bau, tapi bagi orang-orang ini sampah merupakan hal yan berharga utuk hidup mereka. pada zaman sekarang yang sulit tuk bekerja apabila dengan ijazah SD apalagi tidak sekolah. "SAMPAH" mungkin orang mendengarnya barang yang tak berguna, padahal sampah yang no oganik bisa mencemari lingkungan. Ditangan mereka sampah bisa berguna lagi untuk didaur ulang agar tidak mencemari lingkungan yang sekarang semakin buruk. Seharusnya kita berterimakasih kepada mereka yang mau mencium bau yang tak enak dan juga kotor. tanpa mreka mungkin hari esok atau lusa sampah  bisa membuat lingkunagan rusak dan lahan semakin sempit karena menumpuknya sampah yang tiap hari bertambah.

http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSIRXx1_SSv146DiYJpA7o030GkRlHIvyyUwRHB-p97gKqTVvPy





Kenapa rakyat kecil kini semakin menderita masalah ekonomi yang dianggap serba mahal, karena keterbatasan perekonomian dikeluarga mereka, apa lagi sekarang didalam Negeri  Republik Indonesia ini mengalami banyak khasus –khasus yang slaludiperbincangkan,Beberapa contohnya : korupsi, dan penggelapan dana rakyat. Pada hal itu adalah uang milik Negara, kenapa uang itu dihabur-hamburkan saja pada hal uang itu dapat meringankan bebeban 2000  rakyat kecil yang kekurang. 



       

    Kemiskinan menjadi masalah sosial utama di negara-negara anggota ASEAN. Hal itu dikatakan Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Toto Utomo Budi Santosa dijakarta

     Kementerian Sosial menjadi penyelenggara konferensi internasional mengenai isu-isu kesejahteraan sosial yang berlangsung, diikuti seluruh perwakilan negara ASEAN dan sejumlah negara sahabat.