WHAT'S NEW?
Loading...
Showing posts with label Motivasi. Show all posts
Showing posts with label Motivasi. Show all posts


LAPORAN
KARYA  ILMIAH REMAJA
“KERIPIK REBUNG KRISPI”
DISUSUN OLEH :
WAINNAYAH
( VIII A )
SMP NEGERI 1 BANCAR
Jl. Raya No. 113 Telp. (0356)411135
Bancar – Tuban
KATA PENGANTAR
          Puji syukur kehadirat Tuhan yang Maha Esa,atas segala rahmat dan karunianya sehingga saya dapat menyelesaikan Laporan Karya Ilmiah Remaja.
         Terima kasih kepada beberapa pihak yang terlibar dalam pembuatan laporan karya ilmiah remajadi antaranya;
1.     Kepala sekolah SMP Negeri 1 Bancar 
Bapak Drs.Sutrisno.M.SI. ynag memngadakan pengembangan diri KIR
2.     Ibu Wiwik Budhiningyas selaku kesiswaan
3.      Bapak pembina pengembangan diri KIR
·        BpK. Drs. Imam Wahyudi
·        Bpk.  Beliarova
         Yang membimbing saya dalam pembuatan tugas KIR ini.
4.     Orang tua yang mengijinkan saya mengikutoi pengembangan diri KIR ini.
5.     Teman-teman yang memebantu membuiat laporan ini.
Menyadari kekurangan yanng ada pada laporan KIR ini maka dengan kerendahan hati kami mengahrapkan saran  dan kritik yang konstruktif agar menjadi lebih baik. Atasb segala partisipasi dan dukungan dari beberapa pihak yang telah membantu terwujudnya bahan ajar ini, saya menyampaikan terima kasih.
Penulis
Wainnayah

         Musim penghujan yang tak bersahabat telah menutup tahun 2010. Namun mengawali tahun 2011 pun tak kunjung reda, malah telah banyak menimbulkan bencana dimana-mana. Sudah tak terhitung berapa banyak peristiwa banjir dan longsor yang setiap pekan menghiasi headline pemberitaan di media tanah air. Banjir besar telah melanda berbagai kawasan di Indonesia, menenggelamkan ratusan hektar sawah, menghanyutkan puluhan ternak, merusak tambak-tambak budidaya ikan, dan membusukan budidaya pertanian sayuran. Lihat saja bagaimana cuaca saat ini mematikan hasil panen para petani cabai, sehingga harga cabai begitu melambung harganya di pasaran. Tak di pungkiri saat ini alam sedang tak bersahabat pada beberapa komoditi pertanian hortikultura.
Rebung merupakan salah satu bahan makanan yang cukup populer di masyarakat. Rebung biasanya dibuang kelopaknya, diris-iris, kemudian diolah dengan cara dikukus atau direbus. Rebung yang sering dikenal dengan nama bung (bahasa Jawa), oleh masyarakat pedesaan sudah sejak zaman dahulu dimanfaatkan sebagai bahan masakan.

 
Proposal 
Pemanfaatan Rebung (Dactylokladusstenostachys) 
 Untuk Bahan Stick










Disusun oleh : 








Kelas : XII-A1 MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 TULUNGAGUNG Jl. KI HAJAR DEWANTARA 21 MARET 2012

“EMAS HIJAU”  ITU BERNAMA BAMBU
   Oleh :
Firmansyah, S.Hut
Penyuluh Kehutanan Ahli
Pusat Pengembangan Penyuluhan Kehutanan
BP2SDMK

       Saat ini Kementerian Kehutanan terus berusaha menggalakkan dan mengembangkan lima jenis prioritas Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK), salah satunya adalah bambu. Selain karena memiliki prospek yang sangat menjanjikan serta terbatasnya jumlah hasil kayu saat ini, bambu merupakan alternatif pengganti kayu yang paling ideal saat ini sebagai bahan bangunan maupun mebel.
        Kebutuhan akan kayu untuk perumahan dan mebel semakin meningkat seiring dengan perkembangan jumlah penduduk di Indonesia. Ditambah dengan illegal loging, telah menyebabkan kerusakan hutan di Indonesia saat ini semakin mengkhawatirkan. Oleh karena itu, untuk mengembalikan fungsi hutan sebagai salah satu komponen lingkungan hidup yang terjamin kelestariannya, maka langkah yang perlu dilakukan adalah menghentikan penebangan kayu hutan dan melakukan reboisasi sampai hutan kembali sehat dan mencapai keseimbangan. Dalam hal ini, tentunya terlebih dahulu perlu dicari bahan lain untuk menggantikan kayu sebagai bahan bangunan maupun mebel.
       Bambu kuning sudah lama dikenal sebagai tanaman hias. Rebungnya juga digemari sebagai sayuran. Tetapi ada lagi manfaat yang tidak terduga, rebung bambu kuning bisa dimanfaatkan untuk mengobati sakit lever atau sakit liver.
Bambu kuning Bambusa vulgaris mempunyai keistimewaan lain dibanding jenis bambu pada umumnya, buluhnya kuning dengan rumpun yg sedikit jumlahnya. Karena warnanya yang kuning, bambu ini juga dikenal sebagai bambu gading. Penampilannya yang sangat menarik hingga banyak digunakan sebagai penghias taman.
       Dengan buluh yang tumbuh lurus atau condong, bambu kuning yang sudah tua bisa mencapai 15 sampai 20 meter tingginya dengan garis tengah buluh sekitar 10 cm. Kalau tidak dirawat, dengan tinggi sedemikian; bambu kuning jadi kelihatan kurang menarik.
 Taukah akhir-akhir ini naskah "Catung Lindu" sedang banyak diperbincangkan banyak orang, Naskah ini dulu di perankan oleh artistik dan aktor dari siswa SMK 2 KUDUS, Naskah ini mengambil kisah nyata dan naskah ini dicetuskan atau dikarang oleh seorang sastra yang kini juga sebagai pahlawan tanpa jasa yaitu sebagai guru di SMK 2 Kudus yang mengajar Seni dan Mata Pelajaran Bahasa Indonesia, beliau ini orangnya sangat ramah, tegas, berani, dan kukuh terhadap pendiriannya, beliau sering dipanggil dengan Bu Ima. Beliau juga sangat mudah berbaur dengan siswa didiknya, jadi semua karya yang ia buat seperti Naskah "Catung Lindu" ini,